39 INDIKATOR KINERJA UTAMA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN HALMAHERA TENGAH
8 INDIKATOR UTAMA BIDANG P4
- Penurunan TFR.
- Penurunan ASFR usia 15–19 tahun.
- Persentase Kampung KB aktif.
- Persentase desa memiliki profil kependudukan yang mutakhir.
- Persentase pemangku kepentingan yang memanfaatkan data kependudukan dalam perencanaan.
- Persentase pelaporan SIGA tepat waktu.
- Persentase PLKB berkinerja baik.
- Persentase kecamatan yang menerapkan Sistem Peringatan Dini Kependudukan. Indikator-indikator tersebut selaras dengan fungsi bidang yang mencakup pengendalian kuantitas penduduk, penyuluhan, advokasi, pendayagunaan PLKB, sistem informasi keluarga, serta pemetaan parameter kependudukan.
9 INDIKATOR UTAMA BIDANG KB
- Contraceptive Prevalence Rate (CPR) %
- Persentase peserta KB aktif %
- Persentase peserta KB MKJP %
- Unmet Need KB %
- Persentase PUS menjadi peserta KB %
- Persentase pelayanan KB pasca persalinan %
- Persentase pelayanan KB pasca keguguran %
- Persentase ketersediaan alat kontrasepsi %
- Persentase fasilitas pelayanan KB sesuai standar
5 INDIKATOR UTAMA BIDANG K3
- Nilai Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga).
- Persentase keluarga sasaran yang memperoleh KIE ketahanan keluarga
- Persentase kelompok BKB, BKR, BKL, UPPKA aktif.
- Persentase ayah yang berpartisipasi dalam pengasuhan anak (termasuk program GAMAS).
- Persentase keluarga berisiko stunting yang mendapat intervensi
17. INDIKATOR UTAMA BIDANG PPPA
A. IKU Perlindungan Perempuan
- Persentase perempuan korban kekerasan yang memperoleh layanan sesuai standar pelayanan minimal (SPM).
- Persentase penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan.
- Persentase kecamatan/desa yang memiliki jejaring perlindungan perempuan.
- Persentase OPD yang menerapkan Pengarusutamaan Gender (PUG).
- Nilai IPG Kabupaten Halmahera Tengah.
- Nilai IDG Kabupaten Halmahera Tengah.
- Persentase rekomendasi hasil monitoring perlindungan perempuan yang ditindaklanjuti.
B. IKU Perlindungan Anak
- Persentase anak korban kekerasan yang memperoleh layanan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM)
- Persentase Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) yang memperoleh layanan komprehensif.
- Nilai Indeks Pemenuhan Hak Anak (IPHA).
- Nilai Indeks Perlindungan Khusus Anak (IPKA).
- Persentase tindak lanjut pengaduan kasus anak.
- Persentase penyelesaian kasus kekerasan terhadap anak.
- Jumlah desa/kelurahan yang memiliki mekanisme perlindungan anak.
- Persentase sekolah yang melaksanakan pencegahan kekerasan terhadap anak.
- Persentase kecamatan yang memiliki jejaring perlindungan anak aktif.
- Persentase anak korban yang mendapatkan pendampingan psikososial dan bantuan
